saat membuat style untuk wordpress, sebaiknya dikelompokkan berdasarkan warna, layout, dan generic.
Kelompok generic adalah style-style yang ditujukan untuk semua tipe style; seperti: handphone, printer, ataupun kertas (termasuk warna dan layout) media="all".
Kelompok layout digunakan untuk mengatur layout, khususnya yang berbasis SCREEN (media = "screen").
dan kelompok color, digunakan untuk pewarnaan. Terutama bila style ini ditujukan untuk customisasi/dynamic warna.
Continue reading ‘management style wordpress’
plugins Wordpress digunakan untuk menampilkan posting-an lama.
< ?php
/*
Plugin Name: MBro Old Post
Plugin URI: http://dev.belajar.net/wp-plugins
Description: menampilkan posting-an lama secara acak berdasarkan kategori
Version: 0.1
Author: Amru Mubaidillah
Author URI: http://mbro.belajar.net/
*/
function get_rand_post_id($cat = 1) {
global $wpdb;
$sql_query = "SELECT post_id FROM wp_post2cat WHERE category_id = $cat";
$output = $wpdb->get_results($sql_query);
$pid = $output[array_rand($output)]->post_id;
$postdata = $wpdb->get_row("SELECT * FROM $wpdb->posts WHERE ID = '$pid'");
return $postdata;
}
?>
Saya belum tahu (belum baca license-nya), apakah mysql boleh di-custom, dengan artian mengubah lokasi ataupun menghapus beberapa file yang tidak diperlukan.
Tapi sudah saya lakukan untuk membuat compact MySQL.
Konfigurasi file (my.ini), asumsinya, dijadikan satu direktori dengan bin/mysql.exe
install:
mysqld-nt --install compactsql --defaults-file=D:/sebutkan/folder/lengkap/my.ini
start-service:
NET START compactsql
run mysql:
mysql -P 3307 -u root
3307 adalah port yang telah dikonfigurasi dalam file my.ini
File-file yang perlu disertakan dalam compact-MySQL:
bin/mysqld-nt.exe
bin/libmysql.dll
bin/my.ini (termodifikasi)
share/charsets/index.xml (hapus yang tidak perlu)
share/charsets/english/errmsg.sys (atau bahasa yang lain)
data/mysql/* (semua file database mysql)
berulang-ulang baca kode program XMLHTTPRequest, tapi gak apal-apal. Baru kemarin aja… sekarang dah lupa gimana codenya dan aku tadi bacanya dimana… setelah dicari-cari lagi KETEMU!!! dan biar gak berulang lagi penyakitnya… diPLOG!
function linktracker_record(event){
var isIE=window.attachEvent?true:false;
event=event?event:(window.event?window.event:"");
var b=isIE?window.event.srcElement:event.currentTarget;
while (b.nodeName != "A") {
if ( b.parentNode == undefined ) return;
b = b.parentNode;
}
var bh=b.href;
bh=bh.replace('://','/:/');
var url=cmc_php+bh;
if (window.XMLHttpRequest) {
req = new XMLHttpRequest();
req.open("POST", url, true);
req.send(null);
} else if (window.ActiveXObject) {
req = new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
if (req) {
req.open("POST", url, true);
req.send();
}
}
}
sudah selesai membuat server apache-php minimum system. Ukuran file setelah di kompress 1.5Mb.
Apache-PHP Mini berisi file untuk install dan uninstall service apache, serta run dan stop server apache. Modul apache yang dipasang juga yang paling minim. Dan menginkludkan library php standard.
Paling tidak, sudah bisa menjalankan aplikasi PHP dengan server Apache-PHP Mini ini. Belum dicoba buat running aplikasi PHP yang lengkap. Sudah dicoba untuk menjalankan aplikasi wordpress 1.5.1.3-am mulai installasi dari awal, sampai situs berjalan dengan baik. Tidak ada masalah!!!
Menggunakan alamat http://localhost:88/
server ini nantinya ditujukan buat aplikasi berbasis PHP untuk aplikasi DESKTOP atau intranet. Mulai dokumentasikan project pengembangan apache mini ini di kategori baru (Apache-PHP-Mini)